Resensi Buku “Bringing Up Bebe” (Chapter 1 & 2)

Pertama2, marilah kita mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan kita (eh salah ya :P) wkwkwkw.  Pertama2, maapkan saya karena sudah janji mau nulis resensi buku tapi tapi telat banget karena saya sibuk (anak S3 yang kuliah di luar negeri gitu loooh, masak ga sibuk *preetttt) hahaha. Ini juga saya nulis di sela2 waktu nungguin komputer saya menganalisis data penelitian :D

Jadi langsung aja ya…

Buku ini bercerita tentang seorang wanita asli USA, yang bekerja sebagai penulis buku dan jurnalis, tentang pengalaman dia menjalani hidup sebagai ibu di Perancis. Diantara beberapa buku internasional parenting yang pernah saya baca (misalnya “Call Me Okaasan” dan “How Eskimos Keep Their Babies Warm”), buku ini menurut saya bagus. Pertama karena menurut saya buku ini membahas parenting ala orang Perancis secara detail, dan kedua karena penulis menulis buku ini dari sudut pandang dia sebagai orang USA, jadi dia menyuguhkan juga perbandingan antara parenting di USA dan parenting di Perancis.

Nah, apa saya sih yang diceritakan di buku ini

Continue reading

Advertisements

Mountain trip (3) – Mount Yoro – air terjun dan puncak misterius penuh nyamuk –

Rasanya pingin ngakak duluan kalau inget pengalaman mendaki ke Mt. Yoro ini (upss).

Kali ini saya pergi bareng Vina, Bia dan Lutfhan. Bia dan Lutfhan ini waktu itu “mahasiswa baru”, anak double degree Mie-Unpad, jadi mau gak mau “dipaksa” buat ikut club naik gunung hahaha. Mereka bahkan dengan “terpaksa” beli sepatu gunung juga lah akhirnya wkwkkw :P

Mt. Yoro adalah salah gunung yang jadi bagian Suzuka Sanbyaku (pegunungan Suzuka), yang lokasinya di Gifu-prefektur (sebelahnya Mie-prefektur) tempat kami tinggal dan belajar. Katanya sih, ada air terjun yang keren di bawahnya dan gunungnya juga ga tinggi2 banget. Makanya kami nyobain ke sana :D

Kami berangkat naik kereta pagi2 sekali dari Edobashi stasiun, oper di stasiun Kuwana, lalu naik kereta yang menuju Ogaki.

Nyampai di stasiun, bingung. Kirain trail headnya deket dari stasiun, ternyata oh ternyata. Dari stasiun kami harus jalan kali lewat jalan beraspal dan lumayan nanjak, menuju Yoro Park (tempat yang ada air terjunnya). Nyampai di depan Yoro Park, ketemu Bapak2 yang sedang lari2 pagi, dan keluarlah jurus ampuh “malu bertanya sesat di jalan”. “Sumimasen, Yoro no touzanguchi-tte doko desu ka?” (Maaf, trail headnya Mount Yoro ada dimana ya?”

Continue reading

Berpuasa di Negeri Sakura (part 1)

Alhamdulillah, Ramadhan tahun ini udah dapat seminggu ya… Btw kok rasanya cepet bangeeet…

Tahun ini, tahun ketiga saya berpuasa dan insyaAllah juga ber-Idul Fitri di Jepang. Duuuh, dulu kayaknya ga kebayang ya puasa di negara yang mayoritas non muslim.

“Sahurnya gimana?”

“Buka puasa sama siapa?”

“Emang ada yang jualan takjil?”

“Kalo mupeng es degan gimana?”

“Sholat Id ada tempatnya ga?”

“Sedih donk ga bisa pulang kumpul2 bareng keluarga”

dan banyak lagi kekhawatiran2 lainnya.

Tapi ternyata, Ramadhan itu simpel dan sederhana, tergantung kita ga sih?

Jadi gimana ceritanya puasa di Jepang?

Continue reading